Kodim 0303 Bengkalis Taja Lomba Mancing Sempena HUT TNI ke 77

0
27

Wasiatriau.com – Sempena HUT TNI ke 77 Komando distrik meliter ( Kodim) 0303 Bengkalis menggelar acara pertandingan mancing. Ahad 20 November 2022,

Acara digelar di sekitar laut kota Bengkalis, ratusan kapal pompong berjejer ditengah laut,  lebih kurang 2 kilometer hingga 3 kilometer dari bibir pantai.

Pelepasan lomba mancing dipimpin langsung oleh Dandim Bengkalis dan didampingi sekretaris Daerah ( Setda ) Bengkalis, sejumlah koramil dan Babinsa, serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Bengkalis.

Tampak juga sejumlah wartawan turut hadir meliput kegiatan lomba pancing dan ratusan peserta yang hadir di lokasi posko dan ada juga para peserta menunggu di dalam kapal pompong tumpangannya.

Ditempat terpisah, . masih disekitar lokasi acara, terlihat masyarakat dengan antusias mengikuti prosesi acara pertandingan mancing tersebut.

Para peserta dilepas sekitar pukul 08.00 wib dari pantai pasir kota  Bengkalis,

Sejumlah speed boat panitia terlihat sibuk kehilir mudik mengawasi untuk menjaga keselamatan peserta dan mengantar ikan hasil tangkapan peserta ke posko untuk ditimbang ulang berat ikan hasil tangkapan mereka.

Tak lama berselang, sekitar 40 menit dimulai melempar kail, pukul 08.40 wib, salah seorang peserta  bernama Johari berhasil memecah rekor tarikan pertama ikan malong seberat 0,5 kilogram, lalu 10 menit berikutnya disusul pemancing lainya yaitu Zaidir, hasil tangkapan beliau dapat menyaingi peserta pertama,Johari. Kenapa tidak. Sebab Zaidir berhasil menarik ikan pari seberat 2 kg.

Berdasarkan pantauan awak media, berat timbangan hasil tangkapan ikan ditimbang dari laut sesuai catatan yang diantarkan oleh panitia laut, berbeda berat ikan yang ditimbang di meja panitia di darat atau di posko, selisih berat timbangan hampir setengah kilogram

Sebagai contoh ikan malong tangkapan pancing Juhari, catatan dari laut seberat 1,1 kilogram, begitu ditimbang dengan timbangan yang ada di posko penerima ikan, hanya seberat 0,5 kg, selisih beratnya hampir 0,6 ons, hal yang sama juga hasil tangkapan ikan pari dari Zaidir,  catatan dari laut berat ikan sekitar 2,5 kg, setelah ditimbang di posko panitia berkurang menjadi 2 kg.

Menurut salah seorang penonton yang kebetulan berada disekitar posko, mungkin karena gelombang air laut, timbangan bisa goyang dan jadi tak stabil. Ujarnya yang tidak mau disebutkan namanya.

Suasana mancing terkesan seru karena silih berganti para peserta mendapatkan ikan pancing mereka.Terlihat para peserta ramai yang handal mancing laut. Namun saat berita ini diterbitkan baru dua peserta yang dapat diliput mendapatkan ikan pancingnya.

Diketahui bersama bahwa panitia pancing menyediakan sejumlah hadiah, mulai dari motor roda dua, kulkas, kipas angin sampai dengan sejumlah bingkisan sagu hati. ( Aba )

 

 

 

 

LEAVE A REPLY