Pembanguna SPS Maryam dan Duiker Terkesan ada Kejanggalan

0
44

Wasiatriau.com – Pembangunan fisik bangunan PSM Maryam dan Duiker di simpang jalan MisranĀ  – jalan Sudirman RT. 1 RW 3 Dusun Belinsang, Desa Bantan timur. Kecamatan Bantan, terkesan ada Kejanggalan. Demikian pantauan wartawan di lokasi, Rabu, 9 November 2022.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi fisik bangunan PSM ukuran 15 M x 7,5 MĀ  kondisi progresif fisik bangunan tersebut diperkirakan 60-70 persen, pasalnya lantai bangunan baru penimbunan tanah, belum di cor beton.

Ketika dipijak tanah timbun tersebut Masih lembek dan lembab, tidak terlihat seperti tanah timbun, warna tanah tersebut tanah gambut, diduga yang diambil dari galian parit sebelah Utara bangunan yang baru kerjakan. Seharusnya tanah timbun adalah tanah urung, minimal tanah liat dan harus dipadatkan terlebih dahulu baru bisa dicor lantai bangunan, sehingga cor lantai dapat bertahan lama. Namun jika tanah timbun lembab dan lembek, tidak boleh di cor beton sebelum tanah tersebut kering dan padat.

Masih berita yang sama, pembangunan fisik bangunan duiker sedang dikerjakan tidak jauh dari bangunan SPS Maryam, hanya berjarak sekitar 20 meter, progresif pembangunan sudah selesai dikerjakan, namun rabat kiri kana duiker yang belum dikerjakan, penimbunan tanah juga belum tersentuh, serta pengecoran semen beton rabat.

Jika hanya bangunan duiker, sementara rabat tidak dibangun dengan cor beton mengakibatkan bangunan duiker cepat rusak, kenapa tidak,sebab permukaan jalan akan turun.

Ketika awak media mencoba menemui kepala desa Bantan Timur, untuk meminta konfirmasinya, namun tidak ada di tempat.

Menurut salah seorang staf desa Bantan timur menyebutkan bahwa kades sedang keluar daerah.

Diminta kepada Camat Bantan kabupaten Bengkalis turun ke lapangan memeriksa kondisi fisik bangunan tersebut.( Aba )

 

LEAVE A REPLY