Pembangunan Fisik Jalan Baru Dibangun Bergelombang

0
38

Wasiatriau.com – Terkait pembangunan fisik jalan yang baru dikerjakan kontraktor pelaksana terkesan asal jadi. Pasalnya permukaan fisik jalan terlihat kasat mata bergelombang. Demikian pantauan awak media di lokasi, Jumat 30 September 2022.

Jika dilihat dari struktur tanah disekitar pembangunan struktur tanah datar tidak bergelombang seperti bukit, namun fisik jalan yang sedang dikerjakan di gang T. Umat tersebut terlihat bergelombang,

Ketika awak media menanyakan kepada pekerja siapa pimpinan proyek tersebut, salah seorang dari mereka mengatakan tidak ada ditempat.

Kebetulan disaat awak media berada di lokasi kegiatan, ada salah seorang anggota petugas konsultan pengawas, dan beliau menyebut nama pimpinan proyek Joko.

Ketika awak media meminta pendapat dari petugas konsultan pengawas terkait sisi dinding fisik jalan kiri kanan yang sedang dikerjakan itu tidak lurus, terlihat bengkok bengkok macam ular, lalu beliau menjawab biasalah bahan Malnya dari papan, kalau dari besi mungkin bisa lurus. Ujarnya menjelaskan dengan nada ringan.

Lanjut beliau lagi menambahkan, asalkan volume bangunannya sesuai, terang beliau.

Proyek ini bersumber dari usulan pokok pokok pikiran ( poker) dewan,namun beliau tidak tahu dari dewan mana. ” Saya hanya sebagai pengawas “. Akuinya pada awak media.

Pembangunan fisik jalan yang dibangun hanya sepanjang 170 meter, lebar 3 meter dengan nilai biaya 149 juta rupiah dengan biaya anggaran pendapatan dan belanja Daerah ( APBD ) kabupaten Bengkalis tahun 2022.

Berdasarkan pantauan di lapangan terlihat jelas dinding bodi fisik jalan yang sedang dikerjakan tersebut bengkok bengkok dan permukaan fisik jalan yang sudah dicor beton bergelombang, saat itu pekerjaan fisik diperkirakan sedang dikerjakan lebih kurang 100 meter, jalan beton dikerjakan menggunakan alat molen. Pelaksanaan CV. Bengkalis sejahtera,

Ditempat terpisah, Profesor DR, Sugeng, dosen di salah satu universitas provinsi Riau, dalam melaksanakan pembangunan fisik jalan yang harus diperhatikan mutu  dan volume. Ujar profesor Sugeng tersebut menjelaskan kepada awak media beberapa waktu yang lalu di Bengkalis.

Profesor DR, Sugeng merupakan dosen di salah satu universitas di provinsi Riau dan ahli di bidang konstruksi.

Hampir setiap tahun beliau ditunjuk sebagai pendamping proyek pembangunan di lingkungan pemerintah kabupaten Bengkalis, ( aba )

 

 

LEAVE A REPLY